PUPUK ORGANIK CAIR ( NPK )
1.
Nitrogin ( N )
Bahan :
5 Kg akar kacang tanah
Mikroba cair ( EMB )
5 Kg Daun Maringgo,
Bandotan, Daun Bambu Kering dll
Daun Salam Daun Sirsak
30 Ltr air kelapa
1 Kg tetes tebu
Urine Sapi
Alat : Parang , ember, plastik, tali
Cara Pembuatan Nitrogen
Masukkan semua bahan
kedalam tong/ drum kemudian tutupp rapat. ( proses seperti buat pupuk cair : an
aerob dan aerob ). Penggunaan bibit
Nitrogen adalah 1 Ltr N + 15 – 20 Ltr air. Pupuk ini digunakan pada masa
vegetatif/ masa pertumbuhan tanaman guna membangun pertumbuhan akar, batang dan
daun.
2. phospat
(P)
Bahan :
Batang pisang dipotong vertikal
Tetes tebu 1 Kg
Mikroba Cair ( EMB )
Alat : Tong /
drum , Ember, Tali
Cara Pembuatan Phospat
Masukkan potongan batang pisang
kedalam tong dengan ditata rapi dengan pori-pori menghadap atas kemudian diisi
air yang telah dicampur mikroba cair selanjutnya tutup rapat dengan plastik.
Dalam 2- 3 minggu pupuk siap dipakai
dengan terlebih dahulu disaring sampai bersih.
Penggunaan bibit phospat adalah 1 ltr
+ 15 – 20 ltr air.
Pupuk ini digunakan pada masa setelah
bunga selesai / mendekati masa pembentukan buah.
3.
Kalium ( K )
Bahan :
Serabut kelapa
Air gula / tetes tebu
Mikroba cair ( EMB )
Alat :
Tong
Ember
Plastik
Tali
Cara pembuatan Kalium
Masukkan semua serabut kelapa kedalam
tong lalu diisi air yang telah dicampur mikroba cair ( EMB ) selanjutnya tutup
rapat dengan plastik
Dalam 2-3 minggu pupuk siap dipakai
dengan terlebih dahulu disaring sampai bersih
4.
Penggunaan Bibit Phospat
1 ltr Phospat + 15
-20 Kalium
Pupuk kalium diaplikasi bersama pupuk
phospat digunakan pada masa tumbuh dan timbul buah, dan berfungsi mengisi buah.